Thursday, March 22, 2007

FOMC Statement 21 march 2007 (Dollar Bearish after alter language of FOMC statement)

Resume By Benny MS


Release Date: March 21, 2007

For immediate release


The Federal Open Market Committee decided today to keep its target for the federal funds rate at 5-1/4 percent.

Recent indicators have been mixed and the adjustment in the housing sector is ongoing. Nevertheless, the economy seems likely to continue to expand at a moderate pace over coming quarters.

Recent readings on core inflation have been somewhat elevated. Although inflation pressures seem likely to moderate over time, the high level of resource utilization has the potential to sustain those pressures.

In these circumstances, the Committee's predominant policy concern remains the risk that inflation will fail to moderate as expected. Future policy adjustments will depend on the evolution of the outlook for both inflation and economic growth, as implied by incoming information.

Voting for the FOMC monetary policy action were: Ben S. Bernanke, Chairman; Timothy F. Geithner, Vice Chairman; Thomas M. Hoenig; Donald L. Kohn; Randall S. Kroszner; Cathy E. Minehan; Frederic S. Mishkin; Michael H. Moskow; William Poole; and Kevin M. Warsh.


Diatas adalah teks lengkap dari FOMC Statement malam tadi (Rabu 01.15 Wib dini hari)

yang patut di garis bawahi adalah perubahan kata kata pada paragraf 4 yang secara ekplisit lebih jelas mengarah pada kemungkinan bahwa the Fed akan gagal menekan laju inflasi pada level yang diharapkan.

Perubahan kata-kata yang terasa lebih mengarah pada tekanan inflasi yang makin meningkat (meski Fed juga masih menunggu informasi data ekonomi selanjutnya) makin mendorong aksi jual Dollar malam tadi sehingga GBP/USD melambung menyentuh level 1.9692 menembus level resistan 1.9677.

belum lagi esok pagi pada sesi pembukaan pasar Australia dan pasar Asia. tentunya merket akan merespon yang sama.

Sebagai informasi FOMC selanjutnya akan berlangsung pada bulan may mendatang, jatuh pada tanggal 9 may 2007.

Friday, March 2, 2007

U.S. manufacturing expanded in February

Resume by: BMS
Data ISM semalam (22.00 Wib) yang lebih baik dari prediksi yang ada, sektor manufaktur tampaknya mampu menghilangkan atau "menyodok " Pelemahan sekor "housing" pada bulan february kemarin. Membaiknya data ISM tersebut lebih cepat dari yang di perkirakan dan membalikan keadan yang mengalami kontraksi bulan lalu.

The Institute for Supply Management, yang berbasis di Arizona, mengatakan bahwa index sektor manufaktur tercatat sebesar 52.3, yang berarti diatas hasil bulan january lalu, dan juga berada diatas ekspektasi Wall Street (50.0)

Pengukuran index diatas 50.0 mengindikasikan pertumbuhan pada sektor manufacture tersebut. meski bagaimanapun data tersebut hanya sebagai "pelipur lara" bagi para investor yang sudah mengalami "gugup" terhadap melemahnyua perekonomian di Amerika.

Kamis malam tadi, pemerintah Us juga mengumunkan bahwa Personal income mengalami kenaikan, yang merupakan tercepat dalam setahun. Dan bahwa Construction spending, aktifitasnya mengalami kejatuhan secara tajam, itu sesuai dengan keadaan sektor "housing" yang terus mengalami pelemahan.
berikut adalah data US yang dikeluarkan tadi malam: (click untuk memperbesar)
ISM sektor manufactur telah menujukan angka dia atas dan di bawah 50.0 selama beberapa bulan ini, itu di tunjukan pada keadaan kontraksi di bulan November, dan mengalami kenaikan di bulan Desember, dan jatuh lagi di bulan january.

Global Insight economist Tom Runiewicz, mengatakan, data bulan february tidak meredakan keprihatinannya dalam melihat keadaan ekonomi. Terlebih melihat penurunan dalam sektor 'housing' yang merupakan hal menyakitkan bagi para pembuat atau pendiri bangunan (kontraktor) dan dapat menyebabkan konsumen menarik pembelanjaan mereka pada sektor lain.

Dalam arti yang lebih keras: Data satu bulan bukanlah sebuah trend!!!

Laporan ISM menunjukan bahwa ketenagakerjaan dalam sektor manufaktur menunjukan kenaikan yaitu 51.1 vs 49.5 bulan january.

Order manufactur juga naik menjadi 54.9 dari 50.3 di bulan january, sementara index produksi juga menagalami kenaikan menjadi 54.1 dari 49.6.