Sebenarnya apa yang menjadi topik pembicaraan Bernanke tidak berbeda dengan apa yang telah ia sampaikan di hari kemarin. namun ada bebrapa poin tambahan yang ia tambahkan pada sesi tanya jawab.
Ketua the Fed Ben Bernanke menyatakan bahwa permintaan atas aset AS tetap tinggi, namun AS tetap harus mengurangi secara bertahap defisit transaksi berjalannya.“Permintaan akan aset AS saat ini tetap tinggi, jadi tidak ada perlu khawatir hal itu tidak akan berlanjut,” kata Bernanke dalam menjawab pertanyaan dari House Financial Services Committee.Namun ia memperingatkan bahwa ada kemungkinan di masa mendatang permintaan aset AS akan berkurang, oleh karena itu, ia menambahkan, AS sebaiknya secara bertahap mengurangi defisit transaksi berjalannya ke level yang lebih sesuai.
Bernanke juga menyatakan bahwa ada beberapa alasan agar Cina sebaiknya melaksanakan kebijakan mata uang yang lebih fleksibel. “Cina adalah negara yang sangat besar, dan kelak nanti harus memiliki kebijakan moneter yang independen,” kata Bernanke. Ia menambahkan bahwa yuan yang lebih fleksibel juga dapat membantu keseimbangan transaksi berjalan kedua baik Cina maupun AS.
Bernanke mengatakan bahwa kecil kemungkinannya investor asing akan melepas aset AS dan dampak tindakan seperti itu tidak akan berlangsung lama. “Alasan utama negara-negara asing memegang aset AS sebagain besar karena mereka melihat itu menguntungkan,” kata Bernanke.“Menurut saya, kecil kemungkinannya dalam waktu dekat ini akan terjadi aksi jual besar-besaran. Bila ada, dampaknya tidak akan lama” katanya.
Namun ia menambahkan bahwa akan ada kemungkinan suatu saat nanti minat investor untuk memiliki aset AS berkurang, dan hal itu akan mendorong suku bunga. (Mod: are you sure..?).
Dari sumber lain yang saya peroleh;
Ada hal yang menarik dalam sesi tanya jawab kemarin antara Bernanke dan anggota The Finance Service Committee; bahwa Bernanke ditantang atau dimintai penjelasan;
"Mengapa Inflasi harus menjadi kekhawatiran terbesar bagi the Fed ketimbang lambatnya pertumbuhan ekonomi".
menanggapi pertanyaan tersebut Bernanke mengatakan bahwa untuk menjaga jalannya ekonomi yang berkelanjutan (sustainable way) Infalasi perlu dikontrol secara ketat/baik.
Bernanke baik hari rabu kemarin dan kamis ini menjelaskan bahwa inflasi dalam pandangan The Fed adalah faktor yang mempengaruhi Ekonomi, itu lah yang menjadi alasan mengapa Bernanke dan rekan-rekan The fed yang lain, tidak menutup adanya kemungkinan menaikan suku bunga jika inflasi menjadi lebih buruk dari yang diperkirakan.
"If inflation becomes higher for some reason, then the Federal Reserve would have to respond to that by raising interest rates," the Fed chairman said Thursday.
In general, the Fed would boost rates to ward off a serious inflation threat and would cut rates if economic growth seemed in danger of stalling.
(Mod:secara keseluruhan the Fed akan naikan suku bunga jika ada indikasi inflasi makin memburuk dan akan menurunkan suku bunga jika pertumbuhan ekonomi tampak dalam bahaya pelambatan).
Demikian yang bisa saya jelaskan dalam ulasan saya kali ini, tapi tampaknya market tidak begitu merespon koment bernanke kali ini (tidak seperti kemarin).
