Tuesday, April 15, 2008

Hmmm Minggu yang penuh data besar...!

minggu ini seperti apa yang saya tulis sebagai judul. merupakan minggu yang penuh data besar yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar.

ok gak berlama-lama:

minggu yang penuh data besar:

SENIN

UK PPI
merupakan nilai atau angka inflasi dari sektor manufacture pada saat pembelian barang; rata rata inflasi tahap awal industri. kenaikan harga barang mentah dan jasa, biasanya akan terasa oleh konsumen, karena bagaimanapun ini merupakan tahap awal inflasi. ini dapan berdampak pada CPI, Retail sales dan consumer confident. jadi ini dalah laporan tentang inflasi yang merupakan acuan bagi CPI.

US Retail sales
merupakan nilai penjualan pada level retail (pengecer). sebuah komponen penting yang membuat atau memepengaruhi persentase besaran angka Consumer Spending. memberikan dasar bagi ekonomi yang bertumpu padakekuatan consument untuk memepertahankan segala sesuatunya berjalan. data ini bercampak pada PCE dan CPI yang merupakan lapotan Inflasi. Nilai tukan mata uang akan terpengaruh oleh laporan ini karena bagaimanapun hal ini menujukan kekuatan publik yang mencerminkan; kemapuan, keinginan untuk spending (berbelanja).


SELASA.

US Tic Data.
merupakan ukuran dari investasi asing pada US equity, trasury and Bond market atau pasar saham.ini penting sejak dibutuhkannya nilai yang pasti terhadap investasi asing di amerika untuk menemukan atau menentukan "Twin Deficits" yaiti trade balance dan Current Account balance.

kesalahan tanggap pada Tic data menggerakkan pasar satu arah atau ke rah lain karena intuisi untuk menyesuiakan posisi yang ada merespon terhadap kondisi/target quartal berikut atau setengah tahun kedepan.(dampaknya tidak selalu seketika) karena proses penyesuaian posisi tersebut.

Uang yang mengalir keluar dan masuk di pasar US akan selau berdampak pada US Dollar, naiknya investasi asing dapat dilihat pada US Dollar, yaitu mata uang lokal akan dijual untuk memebeli Dollar, dan kemudian Us Dollar tersebut akan di transfer ke dalam treasuries.

pada saat laporan ini di luncurkan, prosses swapping ini telah sudah terjadi, dan mungkin tidak akan berdapak secar instant pada US Dollar. tapi bagaimanapun itu memberikan masukan yang bagus pada sentiment terhadap US dollar.



CPI

SELASA ( UK )
RABU (EURO dan US)
KAMIS ( canada ).

CPI dalah ukuran/nilai rata-rata harga pasti dari keranjang belanja konsumen, yaitu dari barang dan jasa yang telah di beli oleh konsumen, dan dengan demikian akan memberikan atau menunjukan tekanan inflasi secara menyeluruh. ini adalah indikator yang digunakan secara luas oleh bank, institusi dan pemerintah. itu biasanya di gunakan untuk menghitung nilai biaya hidup untuk program program pemerintah.

setiap Bank Central akan mempunyai target CPI tersendiri,dan masing masing akan berbeda, sejalan dengan bagai mana cara mereka secara individual ingin mengontrol ekonomi mereka sendiri. data ini akan menetukan warna/ arah pertumbuhan ekonomi apakah menuju pertumbuhan ekonomi atau sebalik nya menuju contraksi ekonomi, dan sudah pasti akan berdapak pasa setiap data ini di releases.
lapotan ukuran dari inflasi akan mengerakkan pasar, karena itu kan memberikan Bank Central informasi yang mereka butuhkan untuk menentukan tingkat suku bunga. yang akan berpengaruh pada arah big market, dalam memebetikan ituisi untuk menyessuaikan pasisi yan sudah ada, ataupun untuk merencanakan posisi, sebagai response pada arah tingkat suku bunga dan dampaknya pada mata uang ybs. I.e (yakni) CPI tinggi= currency ter apresiasi, CPI rendah= currency terdepresiasi.


RABU

US Beige Book
adalah format dari apa yang akan di bahas dan di diskusikan pada FOMC rate meeting berikutnya


KAMIS

Euro Trade balance dan ZEW Survei
laporan neraca perdagangan. export dikurangi Import dalam satu negara.ini merupakan komponen terbesar dalam neraca pembayaran negara yang bersangkutan.

kenaikan atau penurunan dalam neraca perdagangan ini. akan membantu mencerminkan kondisi ekonomi masa depan dan pertumbuhan regional. itu akan berdampak pada segala aspek ekonomi sebagaimana neraca keseimbangan regional tersebut tercatat.
Mata uang atau currency akan banyak di pengaruhi oleh data ini,yaitu sebagai biaya dari membeli barang inport atau menjual barang export, dan itu sangat tergantung pada tingkat nilai mata uang yang bersangkutan.

sebuah negara yang export nya melebihi atau lebih besar dari importnya (contoh: China) akan mendapatkan keuntungan dari lemahnya mata uang, karena barang eksportnya akan lebih murah dibeli oleh negara lain, dan begitu sebaliknya.


semoga bermanfaat / sorry kalo penulisannya banyak salah.


be wise, be smart and have a nice trading


TQ.

Friday, April 11, 2008

forcast for eur

di bawah ini saya tambahkann berita atau data yang lebih ke soal ekonomi untuk eur, daikaitkan dengan USD, dan kondisi perkonomian teutama setalah fomc minutes kemaren.
semoga bermanfaan bagi kita deh pokoknya.

The Euro-Zone;

The ECB are looking after an economy that has shown great resolve in dealing with an ever increasing Euro valuation, and in dealing with an economy that has continued to grow despite a slow-down in the US. Wage growth, Service expansion, and Industrial trends are all looking better than many had thought possible, and as such leave very little chance of anything other than a hold at 4%.

There was serious Market Chatter of an increase in the latter part of 2007, but that has been tempered by the impacts of the Credit Crisis, and looks as though has been enough to replace a Rate Increase. Wage demands and Commodity Inflation, the ‘Second Round Inflation effects’ are what the ECB is looking to contain, and in reality that could only be done by one of two things; a Rate increase, or a severe Global slow-down that impacts GDP and Exports from the Euro-Zone outside of the ECB target rates. Neither of those look likely in the near-term, but it seems that 1.6000 may be a line in the sand that will be easier to break than many first thought.

If the tones are Hawkish at the 08:30 EDT Press Conference the Euro Bulls may get a chance at the 1.6000 number this week, especially after the FOMC Minutes should a huge difference between these two regions economically. Talk of lower growth and wage inflation being contained could see a test of support at 1.5750.

We'll take the Long side of this one, only looking to buy the dips on the Euro has been something that we have stood by for 9 months now, no need to change that stance until the US shows GDP growth numbers, and Housing Inventory lower; we are 6 months away from that it would seem.

1.5910, 1.5950, 1.6000, 1.6030. Onwards and upwards, and it would seem that the US$ has no real answer in the short-term.

be wise, be smart and have a nice trading bo..!

TQ

Thursday, April 10, 2008

BoE cut 25bp, ECB hold its rate

sore tadi, seperti yang telah diperkirakan sebelumnya, bahwa bank central UK (BoE) memutuskan ungtuk memangkas suku bungnya sebesar 25bp ke 5.0% dari tingakt suku bunga sebelumnya 5.25%.
pemangkasan ini adalah untuk ketiga kalinya setelah pada bulan february lalu dan dari tingkat tertinginya di bulan Desember 5.75%

Sedangkan Untuk ECB seperti juga yang telah diprediksi bahwa merekan akan meng-hold suku bunganya tetap di level 4.0%. selama ini hanya ECB yang masih tetap mempertahankan tingkat suku bunganya. sedang yang lain seperti yang kita tahu bahwa telah beberapa kali memotong sukubunganya.

tapi hal ini tidak semata-mata hanya tingkat suku bunga, tapi lebih merupakan perbedaan hal yang di alami masing masing negara.

untuk Amerika sendiri yang diprediksikan telah dan sedang memasuki masa resesi, dimana tingakt pertumbuhan ekonominya sedang terpuruk, dlam beberapa bulan telah drastis memangkas suku bunganya menjadi 2.25%, dan bahkan di prediksikan di akhir bulan April ini akan kembali memangkas sukubunganya.

IMF sebagai lembaga moneter dunia melihar bahwa US dan UK setidaknya hampir mengalami masalah yang sama di bidang credit /Loan dan merekomendasikan atau memeberikan pandangan bahwa masih ada ruang untuk kedua negara tersebut melakukan pemangkasan suku bunga.

tetapi untuk eropa, sebagaimana yang di katakan oleh Precident ECB, Jean cloud Trichet. meski ia juga melihar bahwa ada resiko pelambtan ekonomi, tapi ia juga mengaskan bahwa apa yang di hadapi ECB tidaklah sama dengan yang dihadapi oleh The Fed. hal ini pula yang mengakibatkan eur berfluktuasi saat ia berkomentar.

Untuk EUR setidaknya baik fundament dan tecknicaly setidaknya kurang l;ebih mengarah pada hal yang sama yaitu penguatan EUR, dan rasanya bukan hal yang mustahil bila dalam waktu dekat ini kita melihat angka Eur 1.6000/USD hehehehe....

pada saat ini dibuat
Eur/Usd : 1.5845 turun dari tertingginya 1.5915
Gbp/Usd : 1.9815 masih bermain di high setelah mencetaj high 1.9847

so... be wise, be smart and have a nice trading...!

Tq.

Wednesday, April 9, 2008

Fed minutes show argument over rate cut, inflation risks at March 18 meeting

WASHINGTON (Thomson Financial) - Minutes of the Federal Reserve's rate-setting meeting on March 18 show a deep divide between officials who feared a long and deep recession might be in the offing, and others who thought further rate cuts might let inflation free into an upward spiral.

Most members of the rate-setting Federal Open Market Committee (FOMC) thought a 'substantial easing' was warranted and voted to cut the target Fed funds rate 0.75 percentage points to 2.25 pct.

The FOMC members saw deterioration in both business and consumer spending and no sign of a stabilization in the housing market that would be needed to support future growth.

'Many participants thought some contraction in economic activity in the first half of 2008 now appeared likely,' the minutes said. That first-half contraction was also part of the Federal Reserve staff's forecast.

That forecast also projected only a temporary benefit from the fiscal stimulus package -- a boost in the second half of 2008 that disappears quickly in 2009.

IDEAglobal economist Joseph Brusuelas sees that as support for his 'W-shaped' forecast. 'Once the economy absorbs the combined stimulus from the fiscal and monetary policy implemented over the past several months, there will be little to support economic activity on over the horizon. Thus, we do think that the domestic economy is in for some very rough sledding over the remainder of the year and well into 2009,' he said.

Some people at the FOMC meeting were even more pessimistic. They thought 'that a prolonged and severe economic downturn could not be ruled out.' And they saw 'evidence that an adverse feedback loop was underway' of the precisely the kind Fed policymakers had been struggling to avoid.

In that downward spiral, a restriction in credit availability prompts a deterioration in the economic outlook that, in turn spurs additional tightening of credit.

'Not surprisingly, the minutes of the March 18 meeting portray an FOMC very concerned about the spillover effects of tightness and dysfunction in the credit markets on economic activity. Downside risks to growth were judged to be dominant, trumping any concerns about higher than desired inflation,' said MFR economist Joshua Shapiro.

The FOMC was facing a situation in which the threat to growth was paralleled with an increasing threat of inflation. Agricultural prices were 'rising at a substantial clip' and crude oil was at record levels.

One group of FOMC participants warned that their business contacts emphasized rising input costs and were trying to pass those costs on to their customers. Another group countered that the economic slowdown would put a limit on the extent of cost pass-throughs.

With both core and headline inflation remaining elevated there was concern that inflation expectations might 'become less firmly anchored' and some indicators were suggesting that expectations had 'edged higher of late.'

Dallas Fed President Richard Fisher and Philadelphia Fed President Charles Plosser voted against the 0.75 pct point cut, according to the minutes 'because in light of heightened inflation risks, they favored easing policy less aggressively.'

The dissenters went so far as to say that 'inflation expectations could potentially become unhinged' if the Fed continued to lower the funds rate 'in the current environment.'

It was the first time since 2002 that two FOMC voters dissented and marked the fifth consecutive meeting with a dissenting vote cast.

The March 18 meeting came just two days after the Fed agreed to provide financing through for finance JP Morgan Chase's takeover of Bear Stearns with a $30 bln loan, cut the discount rate and to open its discount window to investment companies. There was no specific discussion of that decision in the minutes.

Since the January FOMC meeting, the Fed had also opened its discount window to non-banks and established the Term Securities Lending Facility (TSLF) to lend up to $200 bln in Treasuries to investment dealers in return for less desirable collateral such as mortgage-backed securities.

The minutes of the TSLF conference call say most agreed it was an 'appropriate step,' but there was concern it would 'establish a precedent and thus raise expectations of other actions in the future.'

There was a general feeling expressed in the minutes that the Fed's various new lending facilities 'would probably be helpful in bolstering market liquidity and promoting orderly market functioning.'

Tony Crescenzi of Miller Tabak thinks the liquidity moves can matter more than the Fed funds rate now.

'What is important to investors now is not what is next for the fed funds rate, but what else the Fed might consider in response to any future events,' he said. 'Basically, with the Fed in crisis-management mode, discussions of the economy and management of the fed funds rate have been relegated to the background, with unconventional policy prescriptions at the forefront.'

Indeed, the Dallas Fed's Fisher noted in his dissent against the rate cut that a focus on liquidity measures 'would improve economic prospects more quickly and lastingly than would further reductions in the federal funds rate.'

Given the uncertainties of the economic and financial outlook, the FOMC had little trouble agreeing that 'appropriately calibrating the stance of policy was difficult.'

dennis.moore@thomson.com

Some FOMC Members Saw Risk of "Prolonged and Severe" Downturn

sorry... kali ini saya mencuplik sebuah berita dari FF untuk saya upload dan post di sni, kerana saya belum menemukan benang merahnya dalam hal ini.
berukut news yang saya cuplik;

Some FOMC Members Saw Risk of "Prolonged and Severe" Downturn, Minutes Show
14:09 04/08 (CEP News) – Minutes from the Federal Open Market Committee’s March 18 meeting revealed several members saw a risk of a “prolonged and severe” downturn and that there had been “little indication” of stabilization in the U.S. housing market.

Officials had concerns that price expectations might loosen and had discussed evidence of an “adverse feedback loop,” the minutes showed.

It was also revealed that some members raised concerns about a precedent being sent on March 10 in regards to the Terms Securities Lending Facility (TSLF) operation and that the Fed recognizes rate policy alone can’t solve the market problems.

On March 18, the FOMC cut the target for the Fed funds rate by 75 bps to 2.25%, short of forecasts for a 100bp cut. Richard Fisher of the Dallas Fed and Charles Plosser of the Philadelphia Fed both dissented, favouring "less aggressive action at this meeting". Both members are reputed hawks.

Fed officials had seen that the economic outlook had “weakened considerably” and that Fed staff “substantially” cut the GDP forecast.

“The outlook for economic activity had weakened considerably since the January meeting, and members viewed the downside risks to economic growth as having increased,” the minutes read. “Indeed, some believed that a prolonged and severe economic downturn could not be ruled out given the further restriction of credit availability and ongoing weakness in the housing market.”

Tuesday, April 8, 2008

FOMC minute tampaknya dukung dollar

malam nanti, atau rabu dini hari Fomc meeting minutes tampaknya akan menjadi topik yang di tunggu tunggu oleh para forex trader di seluruh dunia.

fokus pembicaraan yang di tunggu adalah tampaknya pernyataan the fed kali ini kurang agresif dalam pendiriannya untuk memangkas suku bunga, dan ini akan menjadi penentu bagi para trader untuk menetukan atau bahkan menyesuiakan posisisnya terhadap kemungkinan tersebut.

seperti yang telah saya posting beberapa hari lalu, bahwa Mr. Ben Bernanke sendiri telah menyatakan bahwa signal inflasi akhir-akhir ini semakin meningkat, sehingga dalam pemikiran saya pribadi, bahwa pemangkasan suku bunga the Fed mungkin akan tertunda tau mungkin bila tetap akan di pangkas pada akhir bulan ini, kemungkinan itu adalah untuk yang terakhir kali dalam beberapa bulan kedepan.
interpretasi ini sepertinya akan mendorong pergerakan pasar dalam dua hari ini.

kemudian laporan atau berita bahwa para trader melakukan posisi long eur dalam kuantitas yang besar, tampaknya tidak sepenuhnya benar. ketidak mampuan membuat New all time high, pada saat sektor tenaga kerja Us terpuruk, dan melemahnya zona ekonomi eropa, tampaknya akan menjadi signal bahwa eur saat ini adalah toppingnya.

ECB pada tanggal 10 april nanti tampaknya masih akan tidak merubah tingkat suku bunganya.
sedangkan BoE sepertinya akan memangkas suku bunganya sebesar 25bp juga pada tanggal 10 april ini.

demikin yang bisa kami sampaikan saat ini.

be wise, be smart and have a nice trading...!

tracking ekonomi

hehehe...

perasaan judulnya terlalu seram ya..???
tapi intinya saya hanya memberikan informasi, dari apa yang saya peroleh

berikut ini adalah beberapa data ekonomi US untuk seminggu kedepan dimulai dari
hari senin 7 april 2008, data berikut ini diperoleh berdasarkan data dari 11 analis wall street. estimasi tersebut berdasarkan kondisi dan estimasi pada hari jumat 4 April 2008 lalu.

berikut data data tersebut:

DATE TIME RELEASE PERIOD CONSENSUS PREVIOUS
(ET)
Monday 1500 Consumer Credit Feb $6.0B $6.9B
Tuesday 1000 Pending Home Sales Feb -1.5% 0.0%
Wednesday 1000 Wholesale Invent Feb +0.5% +0.8%
Thursday 0830 Trade Balance Feb -$57.0B -$58.2B
0830 Jobless Claims Apr 5 390,000 407,000
1400 Federal Budget Mar -$82.0B -$96.3B*
Friday 0830 Import Prices Mar +2.0% +0.2%
0955 Reuters/Michigan Apr 68.5** 69.5***

*March 2007 figure
**Preliminary figure
***Final March figure

Dow Jones Newswires
April 07, 2008 07:35 ET (11:35 GMT).

semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi kita.

be wise, be smart and have a nice trading.

Friday, April 4, 2008

Bernanke: ekonomi US bisa saja contraksi

pertama-tama saya mencoba untuk menjelaskan bahwa saya bukan bermaksud sok tahu dan sok pinter dalam hal ini. tapi hanya berusha menutupi kelemahan saya di forum ini, karena dengan forum ini saya bisa mengupdate dan mem-file-kan apa yang saya tahu dan pernah saya baca. sehingga jika suatu saat saya lupa saya bisa mencarinya disini.

Pada hari Rabu kemarin, Fed chairman Mr.Bernanke mengatakan bahwa ekonomi amerika bisa saja masuk dalam keadan resesi. tapi beliau juga yakin bahwa tindakan The Fed sudah tepat untuk menanggulangi hal tersebut, dan masih lekat diingtan kita bahwa dalam beberapa bulan terakhir ini Fed sangat drastis dan gencar melakukan pemotongan suku bunga, yang bertujuan untuk mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi.

Tapi di sisi lain juga masih kita ingat bahwa beberapa kwartal kebelakang US juga dilanda resiko inflasi yang cukup tinggi. maka dapat saya katakan bahwa Fed juga sebenarnya dalam persimpangan juga. di satu sisi bila berada dalam resiko inflasi maka the fed harus menaikan suku bunga. tapi di sisi lain jika laju pertumbuhan ekonomi melambat drastis karena tingkat suku bunga yang tinggi (terutama di sektor housing) maka mau tak mau the fed harus menurunkan suku bunganya.

demikian gambaran yang bisa saya berikan untuk mengilustrasikan kondisi ekonomi di US saat ini.

kaitanya dengan suku bunga dan inflasi, bernanke juga memberikan gambaran bahwa beliau melihat adanya signal signal yang menunjukan resiko inflasi yang kembali meningkat.

dengan hal ini saya menyimpulakan bahwa meski tentunya akan banyak perdebatan dalam meeting FOMC bulan ini, tapi saya lebih cenderung untuk berfikir bahwa sementara Fed akan meng-hold suku bunganya untuk sementara, meski bayak yang berpendapat bahwa sukubunga US masih akan di potong untuk memungkinkan laju pertumbuhan ekonomi yang kondusif.

tapi kemungkinan lain adalah bahwa jika pun di akhir bulan ini FOMC akan melakukan pemotongan suku bunganya, itu bisa jadi adalah untuk yang terakhir kalinya.

so kita tunggu aja kelanjutannya dengan melihat apa yang akan terjadi pada FOMC metting bulan ini yang di jadwalkan pada tanggal 29-30 april mendatang.

semoga bermanfaat.

so be wise, be smart and have a nice trading...!